Spread Forex Dalam Trading, Cara Kerja, dan Jenis-Jenisnya

794 View
Spread Forex Dalam Trading, Cara Kerja, dan Jenis-Jenisnya
Spread Forex Dalam Trading, Cara Kerja, dan Jenis-Jenisnya

Hai kamu, sudah pernah mendengar tentang “spread” dalam trading forex? Jika belum, tenang saja! Aku akan menjelaskannya dengan bahasa yang mudah dimengerti dan tidak berbelit-belit.

Pengertian Spread Forex

Spread forex merupakan perbedaan antara harga jual (bid) dan harga beli (ask) dari pasangan mata uang di pasar. Dalam kata lain, spread adalah biaya transaksi yang harus kamu bayarkan kepada broker ketika membuka posisi trading. Spread diukur dalam pips dan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi profitabilitas tradingmu.

Cara Kerja Spread

Ketika kamu ingin membeli (long) atau menjual (short) pasangan mata uang, broker akan memberikan dua harga: harga bid (harga jual) dan harga ask (harga beli). Harga bid selalu lebih rendah daripada harga ask, dan perbedaan antara keduanya adalah spread.

Contohnya, saat kita melihat pasangan mata uang EUR/USD, terlihat bahwa harga belinya (harga bid) berada di 1.2000, sementara harga jualnya (harga ask) berada di 1.2005. Dengan begitu, kita dapat menghitung spread-nya, yaitu selisih antara harga bid dan ask, yang dalam kasus ini adalah 5 pips. Jadi, jika kamu membuka posisi long pada harga ask, pasar harus bergerak 5 pips ke atas agar posisimu mencapai titik impas.

Jenis-Jenis Spread Forex

Ada beberapa jenis spread yang umum digunakan dalam trading forex, yaitu:

Fixed Spread (Spread Tetap)

Spread tetap adalah spread yang selalu tetap dan tidak berubah dalam kondisi pasar apapun. Broker menetapkan selisih tetap antara harga bid dan ask, sehingga kamu tahu persis berapa biaya yang harus kamu bayar pada setiap transaksi. Meskipun spread tetap memberikan kejelasan, namun biasanya lebih tinggi dibandingkan dengan spread variabel.

Floating Spread (Spread Variabel)

Spread variabel adalah jenis spread yang dapat berubah-ubah tergantung pada kondisi pasar. Ketika volatilitas tinggi, spread akan melebar; ketika volatilitas rendah, spread akan menyempit. Spread variabel umumnya lebih rendah daripada spread tetap, namun bisa meningkat secara tiba-tiba selama berita ekonomi penting atau periode perdagangan sibuk.

Zero Spread (Spread Nol)

Spread nol berarti broker tidak mengenakan biaya spread sama sekali. Namun, broker akan mengambil komisi dari setiap transaksi yang kamu buka. Spread nol dapat menarik bagi trader yang sering melakukan trading dengan frekuensi tinggi atau scalping.

Spread Forex Berapa?

Tingkat spread forex bisa bervariasi tergantung pada broker yang kamu pilih dan pasangan mata uang yang diperdagangkan. Setiap broker menetapkan spread yang berbeda-beda, dan beberapa pasangan mata uang memiliki spread lebih rendah daripada yang lain. Misalnya, untuk pasangan mata uang utama seperti EUR/USD, spread-nya biasanya lebih rendah dibandingkan dengan pasangan mata uang eksotis.

Apakah Spread Bisa Berubah?

Ya, spread forex dapat berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi pasar. Ketika permintaan dan penawaran dalam pasar berubah, spread bisa melebar atau menyempit. Selain itu, saat berita ekonomi penting dirilis atau saat pasar sedang volatil, spread juga bisa meningkat secara tajam.

Spread Melebar Jam Berapa?

Spread bisa melebar pada beberapa waktu tertentu, terutama saat overlap antara sesi perdagangan. Saat sesi London dan New York berlangsung bersamaan, spread cenderung lebih rendah karena ada lebih banyak likuiditas di pasar. Namun, saat sesi Asia dan sesi Eropa berlangsung bersamaan, spread bisa melebar karena likuiditas yang lebih rendah.

Kesimpulan

Spread forex adalah perbedaan antara harga jual dan harga beli di pasar, dan merupakan biaya transaksi dalam trading forex. Ada beberapa jenis spread, termasuk spread tetap, spread variabel, dan spread nol. Perlu diingat bahwa spread bisa berubah tergantung pada kondisi pasar, dan spread biasanya lebih rendah saat ada likuiditas tinggi dalam pasar.

Jadi, ketika memilih broker dan bertrading forex, perhatikan dengan baik besarnya spread yang ditawarkan oleh broker. Dengan spread yang rendah, kamu bisa menghemat biaya transaksi dan meningkatkan peluang keuntunganmu. Namun, selain spread, ada beberapa faktor penting lainnya yang juga harus kamu pertimbangkan sebelum memilih broker forex yang tepat.