Yuki Kato Diperiksa 4 Jam di Bareskrim Polri Terkait Dugaan Promosi Judi Online

945 View
Yuki Kato Diperiksa 4 Jam di Bareskrim Polri Terkait Dugaan Promosi Judi Online

Yuki Kato Diperiksa Polisi 4 Jam di Bareskrim Polri Terkait Dugaan Promosi Judi Online – Berita mengenai artis muda berbakat, Yuki Kato, tengah mencuri perhatian publik Tanah Air. Hari ini, dia diperiksa selama 4 jam di Bareskrim Polri dalam sebuah kasus yang Terkait Dugaan Promosi Judi Online. Penasaran dengan apa yang terjadi? Simak ulasan berikut untuk mengetahui lebih lanjut.

“Kok gue dipanggil polisi?”

Itulah pertanyaan yang mungkin ada di benak Yuki Kato saat dia dipanggil ke Bareskrim Polri pada hari Sabtu, 23 September 2023. Yuki Kato adalah seorang aktris dan presenter yang cukup populer di Indonesia. Dia dikenal dengan perannya dalam berbagai sinetron dan film, serta gayanya yang kasual dan santai.

Yuki Kato dipanggil ke Bareskrim Polri terkait dugaan promosi judi online. Dugaan ini muncul setelah sebuah akun Instagram yang diduga milik Yuki Kato mempromosikan sebuah situs judi online. Akun tersebut mengunggah foto Yuki Kato dengan caption yang berisi ajakan untuk bermain judi online.

Yuki Kato Diperiksa 4 Jam di Bareskrim Polri

Pada hari pemeriksaan, Yuki Kato didampingi oleh kuasa hukumnya, Sandy Arifin. Kepada penyidik, Yuki Kato mengaku bahwa akun Instagram tersebut bukan miliknya. Dia mengatakan bahwa akun tersebut telah diretas oleh orang lain.

Yuki Kato juga mengatakan bahwa dia tidak pernah menerima bayaran untuk mempromosikan situs judi online tersebut. Dia mengaku bahwa dia hanya diminta untuk berfoto dengan latar belakang situs judi online tersebut.

Penyidik kemudian meminta Yuki Kato untuk membuat klarifikasi terkait dugaan promosi judi online tersebut. Yuki Kato pun membuat klarifikasi di akun Instagram miliknya. Dia menegaskan bahwa dia tidak pernah mempromosikan situs judi online tersebut.

Kesimpulan

Pemeriksaan terhadap Yuki Kato masih terus berlangsung. Penyidik masih mendalami dugaan promosi judi online tersebut. Jika terbukti bersalah, Yuki Kato bisa dikenakan pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Ikuti Kami melalui Google News